Win News TV
  • Beranda
  • Nasional
    Andi Apresiasi Kinerja Kejagung RI di Kasus BGN : Harap Proses Hukum Transparan Hingga Tuntas

    Andi Apresiasi Kinerja Kejagung RI di Kasus BGN : Harap Proses Hukum Transparan Hingga Tuntas

    SIAP-SIAP! Sistem tilang elektronik atau ETLE kini dikabarkan makin canggih dengan teknologi pendeteksi wajah yang terintegrasi dengan data Dukcapil.

    SIAP-SIAP! Sistem tilang elektronik atau ETLE kini dikabarkan makin canggih dengan teknologi pendeteksi wajah yang terintegrasi dengan data Dukcapil.

    Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia

    Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia

    Brigjen Pol. (P) Dr. Bambang Pristiwanto Instruksikan Penguatan Peran LPK-RI Hingga Tingkat Desa

    Brigjen Pol. (P) Dr. Bambang Pristiwanto Instruksikan Penguatan Peran LPK-RI Hingga Tingkat Desa

    Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force

    Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force

    Aksi Kejar-kejaran Sempat Terjadi Dan Akhirnya Seorang Pria Diboyong Ke Polres Binjai

    Aksi Kejar-kejaran Sempat Terjadi Dan Akhirnya Seorang Pria Diboyong Ke Polres Binjai

    Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Cabang Tanjung Balai Karimun Tumbuh Signifikan

    Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Cabang Tanjung Balai Karimun Tumbuh Signifikan

    GARNIZUN Dukung BNN Larang Vape: H. Ardiansyah Saragih Tegaskan Rokok Elektrik Kini Jadi Modus Baru Peredaran Narkotika

    GARNIZUN Dukung BNN Larang Vape: H. Ardiansyah Saragih Tegaskan Rokok Elektrik Kini Jadi Modus Baru Peredaran Narkotika

    Mayjen TNI Doddy Triwinarto Diamanahkan Negara Jabat Pangdam XV/Pattimura, Kasad Tekankan Kepemimpinan Solutif

    Mayjen TNI Doddy Triwinarto Diamanahkan Negara Jabat Pangdam XV/Pattimura, Kasad Tekankan Kepemimpinan Solutif

    Trending Tags

    • Berita Daerah
    • Politik & Hukum
    • Ekonomi
    • Teknologi

      Trending Tags

      • CES 2017
      • Super Car
      • eSports
      • Best Phone 2017
    • Internasional
    • Editorial
    No Result
    View All Result
    Win News TV
    No Result
    View All Result
    Win News TV
    Home Kriminal

    Eks Kepala RS PHC Klarifikasi Tuduhan Pelecehan: “Itu Fitnah, Saya Sudah Lapor Balik ke Polisi”

    Redaksi by Redaksi
    Oktober 6, 2025
    in Kriminal
    0
    Eks Kepala RS PHC Klarifikasi Tuduhan Pelecehan: “Itu Fitnah, Saya Sudah Lapor Balik ke Polisi”
    Share on FacebookShare on Twitter

    MEDAN – Mantan Kepala Rumah Sakit (RS) PHC, dr. Safril, angkat bicara terkait tuduhan dugaan pelecehan terhadap dua orang bawahannya yang viral di media sosial dan sejumlah media daring. Dalam konferensi pers pada Senin (6/10/2025), ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut merupakan fitnah dan telah mengganggu dirinya beserta keluarga.

    “Saya ingin meluruskan bahwa tidak pernah ada tindakan pelecehan seperti yang dituduhkan. Tuduhan itu tidak benar dan sangat mengganggu saya serta keluarga,” ujar dr. Safril di hadapan sejumlah awak media.

    Menurut dr. Safril, isu tersebut muncul setelah dua pegawai yang melaporkannya—berinisial TKD dan S—menghadapi masalah kinerja di rumah sakit. Keduanya merupakan karyawan kontrak dengan masa kerja yang berbeda, satu di antaranya telah bekerja lebih dari lima tahun.

    Dalam penjelasannya, dr. Safril memaparkan bahwa pada Maret 2025, pihak rumah sakit menilai kinerja TKD menurun. Kontrak kerjanya hanya diperpanjang enam bulan dengan catatan perbaikan kinerja. Namun, pada Agustus 2025, tim teknologi informasi dan operasional menemukan dugaan pelanggaran prosedur terkait pengeluaran obat tanpa resep pasien melalui akun milik TKD.

    “Obat keluar, tetapi tidak ada pasien yang berobat pada hari itu. Setelah diselidiki, ternyata obat tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi tanpa resep,” jelasnya.

    Atas pelanggaran itu, TKD menerima dua surat peringatan dan tidak direkomendasikan untuk perpanjangan kontrak. Sebelum keputusan resmi dikeluarkan, TKD mengadukan bahwa dirinya pernah mengalami pelecehan oleh kepala rumah sakit pada tahun 2024.

    “Ini tidak masuk akal. Selama setahun setelah waktu yang disebutkan dalam tuduhan itu, dia masih bekerja seperti biasa, bahkan kontraknya beberapa kali diperpanjang. Baru ketika dia mendapat dua surat peringatan, tuduhan itu muncul,” tegas dr. Safril.

    Kasus serupa, lanjutnya, juga terjadi pada pegawai lain, seorang perawat berinisial S, yang dinilai melakukan pelanggaran prosedur layanan pasien. Dari hasil evaluasi tim independen rumah sakit, ditemukan beberapa catatan medis pasien yang ternyata merupakan salinan dari catatan dinas sebelumnya tanpa pemeriksaan ulang terhadap pasien.

    “Hal ini sangat berisiko bagi keselamatan pasien. Kami sudah melakukan pembinaan, bahkan pelatihan ulang. Namun dalam waktu satu bulan, yang bersangkutan kembali mendapat dua surat peringatan,” ungkapnya.

    Tak lama setelah itu, S juga melaporkan dugaan pelecehan dengan waktu kejadian berbeda dari laporan TKD, yakni pada tahun 2023.

    Merasa difitnah, dr. Safril menyatakan telah melaporkan balik kedua pegawai tersebut ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) atas dugaan pencemaran nama baik.

    “Sabtu lalu saya resmi membuat laporan balik ke Polda. Saya juga sudah berkoordinasi dengan penasihat hukum,” ujarnya.

    Ia menambahkan, dirinya telah dinonaktifkan dari jabatan sebagai Kepala Rumah Sakit PHC sejak 29 September 2025, menyusul maraknya pemberitaan di media.

    “Saya menghormati keputusan manajemen. Namun saya tegaskan, saya tidak pernah melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan. Ini sangat memengaruhi kehidupan saya, istri, dan anak-anak saya,” pungkasnya.

    Dr. Safril menegaskan bahwa dirinya akan fokus pada proses hukum dan menunggu tindak lanjut dari laporan yang telah dibuat. Ia berharap publik tidak langsung mempercayai informasi yang beredar sebelum ada keputusan resmi dari pihak berwenang.

    “Saya percaya kebenaran akan terungkap. Biarkan proses hukum berjalan secara adil,” tutupnya.

    Previous Post

    Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-80 TNI di Monas

    Next Post

    Mahasiswa Ditipu Saat Jual HP, Residivis Penggelapan Kembali Diamankan Polisi

    Redaksi

    Redaksi

    Next Post
    Mahasiswa Ditipu Saat Jual HP, Residivis Penggelapan Kembali Diamankan Polisi

    Mahasiswa Ditipu Saat Jual HP, Residivis Penggelapan Kembali Diamankan Polisi

    Judi Tembak Ikan dan Dingdong Marak Kembali di Belawan, Warga Mulai Resah

    Judi Tembak Ikan dan Dingdong Marak Kembali di Belawan, Warga Mulai Resah

    Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 20 Tersangka Selama Operasi Kancil Toba 2025

    Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 20 Tersangka Selama Operasi Kancil Toba 2025

    Advertisement Banner

    Recommended Reading

      BERITAPOPULER

      Win News TV

      winnewstv.com adalah portal berita nasional Indonesia yang menyajikan informasi terkini, tajam, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip intelektualitas. Mengusung tagline “Warta Intelektual Nusantara”, kami hadir untuk memberikan wawasan yang mencerahkan, mendalam, dan berimbang bagi masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan.

      Follow Us

      Recent News

      Andi Apresiasi Kinerja Tim JCS Polrestabes Medan Tangkap Preman Terowongan Tembung Kurang Dari 24 Jam

      Andi Apresiasi Kinerja Tim JCS Polrestabes Medan Tangkap Preman Terowongan Tembung Kurang Dari 24 Jam

      Juni 4, 2026
      VIRAL ! PASUTRI DIDUGA DIANIAYA DI TEROWONGAN TEMBUNG MEDAN, ISTRI KORBAN HAMIL MUDA – KAPOLSEK BELUM BERI TANGGAPAN

      VIRAL ! PASUTRI DIDUGA DIANIAYA DI TEROWONGAN TEMBUNG MEDAN, ISTRI KORBAN HAMIL MUDA – KAPOLSEK BELUM BERI TANGGAPAN

      Juni 3, 2026
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber

      © 2025 Win News TV - Warta Intelektual Nusantara

      No Result
      View All Result
      • Beranda
      • Nasional
      • Berita Daerah
      • Politik & Hukum
      • Ekonomi
      • Teknologi
      • Internasional
      • Editorial

      © 2025 Win News TV - Warta Intelektual Nusantara