Medan, 23 Mei 2026 — Pemadaman listrik massal yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara membuat aktivitas masyarakat lumpuh total. Hingga larut malam, banyak kawasan di Kota Medan, Deli Serdang dan beberapa daerah lain masih mengalami mati lampu tanpa kepastian jelas kapan listrik kembali normal.
Pemadaman yang terjadi sejak sekitar pukul 18.44 WIB membuat rumah warga gelap gulita, jaringan internet terganggu, lampu lalu lintas mati, hingga aktivitas usaha kecil terhenti total. Banyak masyarakat mengaku kecewa karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak PLN.
Di sejumlah titik Kota Medan, kemacetan panjang terjadi akibat lampu merah tidak berfungsi. Pedagang kaki lima, warung makan hingga pelaku UMKM mengaku mengalami kerugian karena tidak bisa berjualan di malam hari. Bahkan sebagian warga terpaksa keluar rumah mencari tempat yang memiliki jaringan internet dan penerangan.
“Sudah berjam-jam mati lampu, anak-anak kepanasan, sinyal hilang, usaha juga tutup. Kami sangat kecewa dengan PLN,” ujar salah seorang warga Medan dengan nada kesal.
Informasi yang beredar menyebutkan gangguan terjadi akibat sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara mengalami blackout setelah adanya gangguan pada transmisi 275 kV Muaro Bungo–Sungai Rumbai. Namun masyarakat menilai alasan tersebut tidak cukup menjawab penderitaan warga yang harus bertahan dalam kondisi gelap selama berjam-jam.
Hingga Sabtu pagi, masih banyak wilayah di Sumatera Utara yang belum mendapatkan aliran listrik secara normal. Kondisi ini memicu kemarahan publik dan desakan agar PLN segera bertanggung jawab penuh atas lumpuhnya aktivitas masyarakat di Sumut. (Razali)














