MEDAN – Kemacetan panjang kembali terjadi di ruas Jalan Bhayangkara hingga Meteorologi Raya, Kota Medan. Berdasarkan pantauan awak media yang melintas pada hari ini, Jumat 17 Juli 2026 pukul 15.10 WIB, antrean kendaraan sudah mulai mengular dan terus bertambah menjelang sore hari.
Titik kemacetan terparah terpantau di lampu merah Jalan Bhayangkara menuju Meteorologi Raya dan arah Pancing menuju Bhayangkara. Ribuan kendaraan roda dua, roda empat, becak bermotor, hingga truk saling berebut jalan. Arus lalu lintas terlihat merayap dan sering tersendat karena tidak ada petugas yang mengatur.
Yang menjadi sorotan warga, tidak terlihat adanya satu pun personel kepolisian yang turun mengatur lalu lintas di titik-titik rawan macet tersebut, terutama saat lampu merah.
“Sudah dari jam 3 sore gini terus. Pas lampu merah Bhayangkara arah Meteorologi sama dari Pancing mau ke Bhayangkara itu paling parah. Nggak ada yang ngatur, jadi pada nerobos semua,” ujar Rina, salah seorang pengendara motor yang terjebak kemacetan.
Hal senada disampaikan Budi, pengendara mobil. Ia mengaku membutuhkan waktu hampir 45 menit hanya untuk melintas di area tersebut.
“Kalau ada polisi yang ngatur pas lampu merah mungkin bisa lebih cepat urai. Ini dibiarkan aja, yang kuat yang jalan duluan,” katanya.
Kemacetan di ruas jalan ini diduga dipicu oleh volume kendaraan yang tinggi pada jam pulang kerja dan sekolah, ditambah banyaknya aktivitas toko dan pusat usaha di sepanjang jalan.
Warga berharap pihak kepolisian lalu lintas dan Dinas Perhubungan Kota Medan dapat menempatkan personel di lampu merah Jalan Bhayangkara dan titik rawan lainnya pada jam-jam sibuk untuk mengurai kemacetan dan mencegah kecelakaan.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Medan Tembung belum memberikan keterangan terkait minimnya personel kepolisian di lokasi kemacetan tersebut. (red)














