MEDAN – Di tengah ujian berat yang sedang dihadapi keluarga Edison Harianja, kehadiran sahabat dan saudara seperjuangan menjadi penguat hati yang tak ternilai. Ketua Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA) Medan, Irwansyah Ginting, bersama jajaran pengurus, menjenguk istri Edison Harianja, Edinson Harianja, yang masih terbaring pascaoperasi kanker di Rumah Sakit Murni Teguh, Jalan Irian Barat, Medan, Rabu (21/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan persaudaraan di tengah musibah yang sedang melanda keluarga tersebut.
Di ruang perawatan itu, kehadiran rombongan FORWAKA Medan membawa pesan bahwa Edison dan keluarga tidak sendirian menghadapi cobaan. Perjuangan melawan penyakit serius bukan hanya menguras tenaga, tetapi juga menguji kesabaran, mengaduk perasaan, dan menumbuhkan kecemasan bagi orang-orang tercinta. Dalam keadaan seperti inilah, perhatian sederhana, doa yang tulus, dan kehadiran sahabat menjadi kekuatan yang begitu berarti.
Dengan tutur kata yang menenangkan, Ketua FORWAKA Medan, Irwansyah Ginting, menyampaikan kata-kata setawar sedingin untuk menguatkan hati Edison Harianja beserta keluarga yang tengah dilanda musibah. Ia memberikan semangat agar Edison tetap tabah, ikhlas, dan tidak kehilangan harapan dalam mendampingi sang istri menjalani masa pemulihan.
“Bang Edison, tetap kuat dan tabah menghadapi ujian ini.
Jangan pernah merasa sendiri, karena kita semua bersaudara. Kami dari FORWAKA Medan turut merasakan apa yang Abang dan keluarga rasakan. Teruslah berdoa, tetap semangat mendampingi istri tercinta. Semoga Tuhan Yang Maha Esa mengangkat penyakitnya, memberikan kesembuhan, serta menguatkan hati seluruh keluarga. Kami mungkin tidak bisa menghilangkan kesedihan yang Abang rasakan, tetapi kami ingin Abang tahu bahwa ada saudara-saudara yang selalu mendoakan dan peduli,” demikian pesan penguat yang disampaikan dalam suasana penuh kehangatan.
Kepada seluruh jajaran pengurus FORWAKA Medan yang turut hadir, Irwansyah juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kebersamaan yang ditunjukkan. Menurutnya, organisasi bukan sekadar tempat berkumpul dan menjalankan profesi, melainkan juga wadah untuk membangun rasa kekeluargaan, saling menopang ketika ada anggota yang mengalami kesulitan, serta hadir dalam keadaan suka maupun duka. Sebab, nilai persaudaraan yang sesungguhnya tidak hanya diukur dari seberapa sering kita bersama dalam kebahagiaan, tetapi juga dari kesediaan kita hadir ketika saudara sedang menghadapi ujian kehidupan.
Dengan penuh haru, Edison Harianja menyampaikan terima kasih kepada Irwansyah Ginting dan seluruh jajaran pengurus FORWAKA Medan atas kunjungan, perhatian, serta doa untuk istrinya. “Kami mungkin tidak mampu membalas semua kebaikan ini. Biarlah Tuhan Yang Maha Esa yang membalasnya dengan kesehatan, keberkahan, dan rezeki yang berlimpah. Terima kasih telah hadir, peduli, dan menguatkan kami. Kebaikan ini akan selalu kami kenang,” ungkapnya. Kunjungan tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah beratnya ujian, kasih persaudaraan mampu menghadirkan secercah harapan. Semoga Edinson Harianja diberikan kekuatan dan kesembuhan, serta keluarga Edison Harianja senantiasa dilimpahi ketabahan. Salam FORWAKA, bersaudara dalam profesi, bersatu dalam kepedulian, dan saling menguatkan dalam suka maupun duka.














