MEDAN DENAI – Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup badan Jalan Menteng Raya, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 20.30 wib.

Peristiwa tersebut sempat mengakibatkan arus lalu lintas di kawasan itu mengalami kemacetan total karena batang pohon melintang di badan jalan dan menghalangi kendaraan yang melintas.
Berdasarkan pantauan tim WIN’s NEWS TV di lokasi kejadian, warga yang melintas terpaksa menghentikan perjalanan mereka sementara waktu menunggu proses evakuasi pohon tumbang yang menutup hampir seluruh ruas jalan.
Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Lingkungan (Kepling) XVI Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai, Mukhlis, langsung turun ke lapangan untuk melakukan koordinasi dan penanganan awal. Kehadiran Mukhlis di lokasi mendapat apresiasi dari warga karena dinilai sigap dan cepat merespons laporan masyarakat.
Tidak lama berselang, petugas P3SU juga terlihat berada di lokasi untuk melakukan proses pemotongan dan evakuasi batang pohon agar akses jalan dapat kembali normal.
Menurut keterangan Mukhlis, peristiwa pohon tumbang tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun kerusakan kendaraan dalam kejadian ini. Saat menerima informasi, kami langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan petugas terkait untuk melakukan penanganan secepatnya,” ujar Mukhlis di lokasi kejadian.
Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas di Jalan Menteng Raya diberlakukan sistem buka tutup. Sejumlah warga sekitar turut membantu mengatur kendaraan agar kemacetan tidak semakin panjang.
Kerja sama antara warga, Kepling, dan petugas P3SU membuat proses penanganan berjalan lancar hingga akses jalan berangsur normal kembali.
Warga sekitar mengaku mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Mukhlis dalam merespons kejadian tersebut. Menurut mereka, kehadiran Kepling di lokasi memberikan rasa tenang sekaligus mempercepat koordinasi penanganan pohon tumbang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem, terutama saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kota Medan. (FD)












