MEDAN, winnewstv.com – Polrestabes Medan menggerebek sekaligus membakar dua barak narkoba dan perjudian yang beroperasi di kawasan Bumi Perkemahan Sibolangit, Desa Bandar Baru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Penindakan tersebut dilakukan pada Selasa (20/1/2026) bersama unsur TNI dan pemerintah setempat.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Calvijn Simanjuntak menjelaskan, penggerebekan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat terkait alih fungsi lahan perkemahan yang disalahgunakan menjadi sarang peredaran narkoba dan praktik perjudian.
“Setidaknya terdapat dua barak yang berdiri di lokasi Bukit Pramuka,” ujar Calvijn kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).
Ia menyayangkan kawasan yang sejatinya digunakan untuk kegiatan kepramukaan justru dijadikan pusat aktivitas kejahatan. Menurutnya, masing-masing barak dihuni oleh pelaku yang telah terorganisir secara rapi dengan pembagian peran yang jelas, mulai dari pengawas lapangan hingga pengelola keuangan.
“Di setiap titik tersedia alat komunikasi. Ada yang piket bong, ada yang menerima uang, dan ada yang menyetorkan ke atasannya,” ungkapnya.
Tak hanya menjalankan bisnis ilegal, para pelaku juga telah mempersiapkan diri untuk melawan aparat. Polisi menemukan puluhan senjata tajam yang diduga disiapkan untuk menghalangi proses penindakan. Dari lokasi pertama, petugas mengamankan 10 orang tersangka.
Selain itu, polisi juga menggerebek barak narkoba dan judi di sekitar Hotel Lotus yang jaraknya tidak jauh dari lokasi awal. Di tempat tersebut, petugas menangkap 11 orang, termasuk pemilik lahan yang menyewakan area tersebut untuk aktivitas ilegal.
“Secara fisik, ini merupakan barak terbesar yang pernah kami temukan. Ukurannya kurang lebih 30 meter kali 10 meter, khususnya barak yang berada di bagian belakang hotel,” jelas Calvijn.
Ia menambahkan, aktivitas di lokasi kedua terbilang sangat ramai dan dilakukan secara terbuka. Bahkan, terlihat antrean panjang pengunjung yang hendak menggunakan narkoba maupun bermain judi.
“Antriannya cukup panjang, baik untuk menggunakan narkoba maupun berjudi,” tambahnya.
Ke depan, Polrestabes Medan menegaskan akan terus konsisten memberantas praktik perjudian dan peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. Calvijn juga memberikan peringatan keras kepada para pelaku yang berhasil melarikan diri saat penggerebekan agar segera menyerahkan diri.
“Ingat, bagi para DPO, kalian boleh berlari, tetapi kalian tidak akan bisa bersembunyi. Kami pasti akan menangkap kalian,” tegasnya.














