MEDAN — Perayaan ulang tahun ke-5 KOMANDAN (Komunitas Anak Medan) tahun ini tidak berhenti pada seremoni. Bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, KOMANDAN memilih memperingati lima tahun perjalanannya melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan pada 16–17 Agustus 2026.

Kegiatan sosial tersebut menyasar empat wilayah, yakni Aceh Tamiang, Gampong Tumpah, Bukit Rata, dan Bukit Tempurung. Bantuan didistribusikan secara merata ke masing-masing wilayah sebagai bentuk kepedulian komunitas terhadap masyarakat.
Total bantuan yang disalurkan terdiri dari 200 sak beras ukuran 5 kilogram, 50 sak beras ukuran 10 kilogram, serta 100 kotak susu cream. Secara keseluruhan, bantuan beras yang dibagikan mencapai 1.500 kilogram atau 1,5 ton.
Bagi KOMANDAN, usia lima tahun bukan sekadar angka. Perjalanan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kembali nilai yang sejak awal menjadi bagian dari komunitas, yakni persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.
Perayaan ulang tahun tidak diarahkan hanya pada kegiatan internal, tetapi diwujudkan dalam aksi yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Pesan yang dibawa pun jelas: sebuah komunitas tidak cukup hanya solid di antara anggotanya, tetapi juga harus mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya.
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah Aceh Tamiang, yang sebelumnya menghadapi bencana banjir pada tahun 2025.
KOMANDAN menyampaikan harapan agar masyarakat Aceh Tamiang dapat terus bangkit dan memulihkan kehidupan mereka setelah melalui masa sulit tersebut.
“Kami berharap masyarakat Aceh Tamiang dapat segera pulih dan bangkit kembali dari dampak bencana banjir yang terjadi pada tahun 2025. Semoga masyarakat semakin kuat, kehidupan kembali berjalan normal, dan selalu diberikan kesehatan serta ketabahan dalam menghadapi setiap tantangan.”
Bagi KOMANDAN, bantuan yang diberikan mungkin tidak besar jika dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat secara keseluruhan. Namun, kepedulian tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Yang terpenting adalah kemauan untuk hadir dan berbuat nyata.
Pelaksanaan kegiatan berada di bawah koordinasi Divisi Sosial KOMANDAN, yang terdiri dari Umar Dhani, M. Yusuf Nasution, Lilik dan Budi Jo.
Kegiatan tersebut berada dalam arahan organisasi di bawah kepemimpinan Ketua Umum KOMANDAN Hendry Wijaya dan Ketua Harian Jumarwan.
Dalam pelaksanaannya, KOMANDAN juga mendapat dukungan dari Team Erni Afriani Charity, yang turut mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan sosial tersebut.
Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan dapat disalurkan ke wilayah yang telah ditentukan secara merata.
Baksos yang digelar pada 16–17 Agustus menjadi bagian dari perayaan HUT ke-5 KOMANDAN sekaligus momentum Kemerdekaan Indonesia.
Di tengah berbagai bentuk perayaan yang bersifat seremonial, KOMANDAN memilih menghadirkan makna kemerdekaan melalui aksi sosial.
Semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian diterjemahkan dalam bentuk sederhana namun konkret: mengumpulkan bantuan, mendistribusikannya, dan hadir langsung di tengah masyarakat.
Tidak ada klaim bahwa satu kegiatan dapat menyelesaikan seluruh persoalan sosial. Namun, langkah tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian dapat dimulai dari lingkungan komunitas dan diwujudkan melalui tindakan nyata.
Memasuki usia lima tahun, KOMANDAN menegaskan bahwa perjalanan komunitas bukan hanya tentang mempertahankan eksistensi, tetapi juga tentang menjaga nilai persaudaraan dan memberikan manfaat.
HUT ke-5 KOMANDAN bukan hanya tentang merayakan bertambahnya usia, tetapi tentang bagaimana lima tahun kebersamaan dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.














