Jayawijaya, 11 Juli 2025 Diskusi Bersama Inyaierek Kembangkan Potensi sukses digelar di Home Stay Budaya Kampung Kumugima, Kabupaten Jayawijaya. Kegiatan ini difasilitasi oleh Fasilitator Kabupaten (Faskab) Jayawijaya, Penias Itlay, dan didukung oleh Foker LSM Papua melalui Program AMAHUTA (Amankan Hak-Hak Masyarakat Hutan Tanah Papua).
Diikuti oleh sekitar 45 peserta yang terdiri dari perwakilan LSM/NGO dan komunitas lokal, forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antar-lembaga demi pengembangan potensi lokal yang berbasis adat dan menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Acara dibuka oleh perwakilan panitia, Kedison Kogoya, yang menegaskan pentingnya sinergi antarkomunitas. “Pertemuan ini bertujuan agar kita tidak berjalan sendiri-sendiri, tapi saling mengenal, memahami persoalan yang dihadapi, dan mencari solusi bersama demi keberlanjutan gerakan komunitas di wilayah ini,” ujarnya.
Ketua Komunitas Inyaierek Kembangkan Potensi, Yunus Yikwa, turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta yang hadir dan mendukung gerakan bersama ini. “Komunitas ini lahir dari keyakinan bahwa perubahan hanya mungkin terjadi jika kita saling bekerja sama dan menguatkan. Terima kasih atas semangat dan komitmen teman-teman semua,” ungkapnya.
Diskusi berlangsung dinamis dan partisipatif. Dimulai dengan pemaparan dari masing-masing lembaga dan komunitas terkait visi, misi, serta aktivitas yang telah dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian peserta ke dalam dua kelompok untuk membahas isu-isu prioritas, yaitu: Pendidikan dan kesehatan,Ekonomi dan pariwisata,
Pengakuan serta pemetaan wilayah adat,
Isu gender, hak asasi manusia, dan pemberantasan miras.
Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi melalui metode Pohon Masalah dan Pohon Solusi, yang kemudian menjadi dasar penyusunan rekomendasi untuk tindak lanjut jangka pendek dan jangka panjang.
Kegiatan ditutup dengan sesi pleno reflektif yang memperkuat komitmen kolektif antar-lembaga dan komunitas. Fasilitator Penias Itlay dalam penutupan kegiatan menekankan, Ruang kolaboratif seperti ini harus terus dijaga dan diperkuat, karena di sinilah kekuatan perubahan bermula dari komunitas untuk komunitas.
Dipandu oleh moderator Novlin Yikwa, kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIT ini berhasil merumuskan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi pijakan langkah bersama ke depan.
Penulis: Evis Yoman
Editor: Marinus Heluka














