Percut Sei Tuan, Deli Serdang — Perkelahian antara dua perempuan, AS dan RK, di sebuah rumah di Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, diduga dipicu oleh rasa cemburu. Keduanya disebut tinggal bersama di rumah bercat hijau tersebut.
Kapolsek Medan Tembung, AKP Ras Maju Tarigan, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan, keduanya diduga memiliki hubungan sesama jenis. Keributan yang terjadi pada Jumat (7/11/2025) dini hari itu bermula ketika AS tiba-tiba menyerang RK dengan gunting saat mereka sedang tidur.
“Diduga karena cemburu. Dari rekaman CCTV terlihat saat mereka tidur, AS tiba-tiba bangun dan langsung menusuk RK. Serangan itu berlangsung sekitar 15 menit,” ujar AKP Ras Maju Tarigan.
RK berhasil menyelamatkan diri setelah anaknya membuka pintu kamar. Korban kemudian berlari keluar rumah dalam kondisi terluka dan langsung mendapatkan pertolongan warga. Hingga kini, RK masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Sementara itu, setelah RK kabur, AS yang masih berada di kamar diduga melakukan bunuh diri dengan menusukkan gunting ke tubuhnya sendiri.
“Awalnya kami menerima laporan bahwa ada seorang perempuan terluka diduga dibunuh. Namun setelah olah TKP dan melihat rekaman CCTV, ternyata bukan pembunuhan. AS melukai dirinya sendiri hingga meninggal dunia,” tegas Kapolsek.
Hasil penyelidikan yang diperkuat keterangan saksi dan rekaman CCTV menunjukkan bahwa AS meninggal akibat bunuh diri, bukan karena diserang pihak lain.
Sebelumnya, warga Desa Sei Rotan mendadak heboh setelah mendapati AS tewas bersimbah darah di dalam rumah tersebut. Kepala dusun setempat, Irwansyah Putra, mengatakan pihaknya menerima laporan warga terkait adanya keributan dan seorang perempuan yang ditemukan terluka.
Kasus ini masih dalam pendalaman lebih lanjut oleh pihak kepolisian.














